Ikuti AS, Kanada, Blokir Huawei dan ZTE karena dianggap sebagai ancaman keamanan

Pemerintah Kanada telah menolak akses Huawei dan ZTE ke jaringan 5G negara itu. Mirip dengan yang dilakukan Amerika Serikat (AS) terhadap kedua perusahaan tersebut.

Suara.com mengabarkan alasan Kanada memblokir Huawei dan ZTE karena dianggap mengancam keamanan nasional negara tersebut.
Baca juga

Tokopedia Care dibuka di Yogyakarta
Perusahaan rintisan diminta untuk memperhatikan aspek tata kelola agar dapat bertahan
Gedung-gedung Tinggi di Cikini Jadi Kendala, Planetarium Dibawa Lembaga Pendidikan Astronomi ke Ancol
Bahaya! Bill Gates mengatakan NFT didasarkan pada The Greater Fool Theory
Lima karyawan Pinjol ditangkap polisi karena mengancam akan membocorkan data pelanggan

Langkah Kanada mengikuti negara-negara lain seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia dan Selandia Baru dalam melarang perangkat Huawei.

Pemerintah Kanada mengatakan perusahaan di sana memiliki waktu hingga 28 Juni 2024 untuk menghapus atau menghentikan semua peralatan jaringan 5G dari Huawei dan ZTE.

Mereka juga harus melakukan hal yang sama untuk perangkat 4G yang sebelumnya digunakan pada tanggal 31 Desember 202.

Pemerintah juga telah meminta perusahaan Kanada untuk berhenti membeli perangkat 4G atau 5G baru dari Huawei dan ZTE mulai September 2022.

“Ini adalah keputusan yang tepat dan kami dengan senang hati mengumumkannya hari ini karena akan mengamankan jaringan kami untuk generasi yang akan datang,” kata Menteri Inovasi, Sains dan Industri Kanada François-Philippe Champagne.
menutup
arrow_forward_iosBaca selengkapnya
Didukung oleh GliaStudio
Ilustrasi jaringan 5G pribadi. (Samsung)

Ketika ditanya apakah dia bersedia mengambil risiko pembalasan dari China, Champagne tidak mengatakan itu adalah faktor dalam keputusan pemerintah.

“Biar saya perjelas, ini tentang Kanada. Ini tentang keamanan nasional kita. Ini tentang infrastruktur telekomunikasi kita,” katanya.

Menteri Keamanan Publik Kanada Marco Mendicino mengatakan keputusan itu menandai era baru dalam melindungi industri telekomunikasi negaranya.

Dia mengungkapkan keputusan itu diambil setelah pemerintah melakukan kajian menyeluruh terhadap teknologi 5G dan nirkabel.

“Kanada adalah negara tempat orang dapat berinovasi dan memulai bisnis baru serta merangkul teknologi baru di 5G dan seterusnya. Tetapi kita juga perlu melindungi diri kita dari risiko yang dapat dieksploitasi di jaringan ini,” katanya.

Mendicino mengatakan peraturan baru yang melindungi jaringan 5G akan segera hadir.

Undang-undang tersebut akan menciptakan kerangka kerja untuk melindungi sistem vital demi keamanan nasional yang lebih baik dan memberikan pilihan kepada pemerintah untuk menanggapi ancaman dunia maya.

Dia juga mengklaim bahwa undang-undang tersebut akan membantu melindungi infrastruktur di sektor keamanan.

Itu sebabnya Kanada memblokir Huawei dan ZTE untuk jaringan 5G di negara itu. (Suara.com/Dicky Prastya).

Sumber :